Ludruk Di UWP

Diposting pada: 2018-05-09, oleh : admin, Kategori: Berita

Kesenian Ludruk merupakan salah satu kesenian tradisional yang berasal dari Jawa Timur. Ludruk sendiri menampilkan dialog dan monolog dengan bahasa khas Suroboyoan yang sifatnya menghibur dan bercerita mengenai kehidupan sehari-hari di masyarakat. Biasanya sebelum cerita ludruk dimulai terlebih dulu ditampilkan tari remo terus kidung jula-juli yang bercerita mengenai fenomena tentang keadaan sosial dibumbuhi dengan parikan yang lucu serta membuat kita tersenyum.  Kidung jula juli sendiri sarat akan nesehat dan himbauan yang secara tidak langsung, dikemas dengan menghibur sehingga para pendegar atau penonton ludruk sendiri bisa menikmati dan menerima nasehat atau pesan yang disampaikan.

Karakter arek Suroboyo nampak jelas pada kesenian tradisional ini yakni lugas dan bebas. Sedangkan cerita yang mengangkat kehidupan sehari-hari di masyarakat membuat kesenian ludruk mudah untuk dimengerti dan dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Akan tetapi pada jaman sekarang kesenian tradisional semacam ludruk ini sepertinya makin terpinggir dan kalah dengan kesenian lain yang lebih modern.

UWP sebagai bagian dari masyarakat Surabaya memiliki tanggung jawab moral untuk melestarikan kesenian ludruk yang asli Suroboyo ini. Pada hari Selasa tanggal 8 Mei 2018 bertempat di kampus Benowo dilaksanakan penggelaran kesenian ludruk Suroboyo dengan menampilkan beberapa pelakon dan penggiat ludruk yang aktif. Tujuan menggelar kesenian ludruk di UWP ini selain melestarikan kesenian tradisional juga ingin menunjukkan kepada seluruh sivitas akademika di lingkungan UWP tentang Ludruk. Karena seperti yang diketahui mahasiswa UWP berasal dari berbagai wilayah di Indonesia mulai dari Aceh sampai dengan Papua.

JWP..


Berita Lainnya



Copyright © 2012 Universitas Wijaya Putra.
All rights reserved.
"Modern Campus With Entrepreneurship Spirit"